PENGARUH FASILITAS WISATA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI JAM GADANG KOTA BUKITTINGGI
Keywords:
Fasilitas Wisata, Kepuasan PengunjungAbstract
Bukittinggi, sebagai salah satu tujuan utama wisata, dikenal dengan keindahan alam, warisan budaya, dan ikon terkenal seperti Jam Gadang. Namun, kepuasan pengunjung terhadap fasilitas di Jam Gadang masih memerlukan perbaikan, terutama dalam hal kebersihan, ketersediaan toilet, lahan parkir, tempat duduk, dan penanganan sampah. Meskipun fasilitas yang ada sudah memadai, ada kebutuhan untuk meningkatkan standar agar pengalaman wisatawan lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal, yang berlandaskan pada filsafat positivisme. Metode ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan dengan menganalisis data kuantitatif yang diperoleh dari populasi atau sampel tertentu. Strategi penelitian asosiatif digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh variabel X (fasilitas wisata) terhadap variabel Y (kepuasan pengunjung) di objek wisata Jam Gadang, Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan di Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada bulan Agustus 2024. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen (X), yaitu fasilitas wisata, dan variabel dependen (Y), yaitu kepuasan pengunjung. Variabel-variabel ini dipelajari untuk menarik kesimpulan mengenai hubungan dan pengaruhnya dalam konteks penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas wisata di Jam Gadang, Kota Bukittinggi, memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung. Fasilitas yang ada, seperti kelengkapan, kondisi, dan kemudahan penggunaan, dinilai baik oleh pengunjung, yang berkontribusi positif terhadap kepuasan mereka. Analisis regresi mengungkapkan bahwa peningkatan fasilitas wisata secara langsung meningkatkan kepuasan pengunjung, dengan 91,7% variasi kepuasan dipengaruhi oleh kualitas fasilitas tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan fasilitas yang baik untuk menciptakan pengalaman wisata yang positif, yang pada gilirannya dapat mendorong pengunjung untuk kembali dan merekomendasikan Jam Gadang sebagai destinasi wisata.

