Pengaruh Service Recovery Paradox Terhadap Guest Statisfaction di Hotel Four Points by Sheraton Batam
Keywords:
Pengaruh Service, Guest StatisfactionAbstract
Penelitian ini berfokus pada pengaru service recovery paradox (X) terhadap guest
statisfaction (Y) di hotel Four Points by Sheraton Batam. Metode yang digunakan pada
penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan asosiatif-kausal. Untuk
pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang dibagikan kepada tamu. Sampel
penelitian melibatkan 100 responden yang didapatkan melalui rumus lemeshow
dikarenakan populasi tidak diketahui, yang kemudian dibulatkan menjadi 100 orang
dengan ketentuan pernah menginap di hotel Four Points by Sheraton Batam dan pernah
mengalami keluhan atau service. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert
lima tingkat dan dianalisis menggunakan SPSS melalui analisis deskriptif, uji normalitas,
uji heteroskedastisitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Service Recovery Paradox memperoleh nilai mean sebesar
4,33 dengan tingkat capaian responden sebesar 86,10% dan berada pada kategori baik.
Guest Satisfaction memperoleh nilai mean sebesar 4,37 dengan tingkat capaian responden
sebesar 87,40% dan berada pada kategori baik. Hasil regresi linear sederhana
menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,559 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R
Square sebesar 0,636 menunjukkan bahwa Service Recovery Paradox memberikan
kontribusi sebesar 63,6% terhadap Guest Satisfaction, sedangkan 36,4% dipengaruhi oleh
faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, Service Recovery Paradox berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Guest Satisfaction di Four Points by Sheraton Batam.

